Senin, 25 Juli 2016

Petualangan Menuju Blue Fire Di Kawah Ijen

Blue fire adalah salah satu keunikan yang terdapat di Banyuwangi. Api berwarna biru yang terdapat di Kawah Ijen ini kini menjadi tujuan wisata para wisatawan di Banyuwangi. Untuk dapat mengakses ke Kawah Ijen dapat dilalui dari Banyuwangi menuju Licin yang berjarak 15 km. Dari Licin pejalanan dilanjutkan menuju Paltuding berjarak 18 km. Daerah ini bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan umum dari Banyuwangi menuju Jambu. Dari Jambu bisa melanjutkan perjalanan menuju Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen yang terletak di Paltuding karena Blue fire termasuk dalam daerah Kawah Ijen.

Untuk dapat sampai di Kawah Ijen, pengunjung harus mendaki gunung sepanjang 3 km dari pos di Paltuding dan dibutuhkan waktu selama 1,5 jam untuk mencapai puncak. Gunung tersebut memiliki kemiringan 25-35 derajat. Untuk melakukan pendakian, pengunjung harus memiliki masker dan senter karena Kawah Ijen mengandung banyak belerang sehingga tidak baik untuk saluran pernafasan. Jalur pendakian cukup menanjak dan jalannya bebatuan sehingga menjadi tantangan sendiri bagi para pengunjung yang ingin melihat Blue fire.


Gambar 1. Jalur Pendakian Kawah Ijen

Setelah sampai di puncak, perjalanan pengunjung tidak berhenti di situ saja. Untuk bisa melihat api biru harus turun lagi ke bawah sampai mendekati arah kawah. Untuk sampai ke kawah, pengunjung harus menuruni lereng bebatuan yang terjal dan sangat berbahaya apalagi kondisi masih dalam keadaan gelap. Semakin mendekati kawah maka asap belerang akan semakin tebal. Asap belerang tersebut bisa membuat mata sakit, pusing, bahkan mual sehingga tidak sedikit pengunjung yang memutuskan pendakiannya sampai di situ saja. Tetapi masih banyak pengunjung yang terus melakukan perjalanannya karena lokasi Blue fire tidak jauh dari tempat tersebut.


Gambar 2. Lokasi Blue Fire

Blue fire bisa terjadi karena adanya semburan belerang cair dari dalam kawah yang mengandung banyak belerang sehingga mengeluarkan gas berwarna biru. Untuk dapat melihat Blue fire secara jelas, pengunjung tidak boleh menggunakan cahaya yang terlalu banyak seperti handphone atau senter. Jika ingin mengabadikan moment Blue fire bisa secara bergantian dengan pengunjung yang lain. Tenaga yang telah dihabiskan untuk mendaki tidak ada nilainya setelah melihat keindahan Blue fire.

Untuk dapat melihat Blue fire secara jelas bisa pada pukul 03.00 sampai 05.00 sebelum matahari terbit oleh karena itu disarankan bagi pengunjung yang ingin menikmati Blue fire sebaiknya menginap di daerah tersebut. Waktu yang bagus untuk melakukan pendakian sebaiknya pada pukul 01.00 sehingga bisa sampai di lokasi Blue fire sebelum matahari terbit.

Pendakian untuk menyaksikan Blue fire bisa dijadikan salah satu alternatif liburan yang menenangkan bersama keluarga maupun teman. Banyak pengunjung anak-anak ataupun remaja yang tidak ingin melewatkan keindahan Blue fire saat berada di Banyuwangi. Keindahan alam yang unik ini hanya bisa ditemukan di Banyuwangi, jadi bagi para pengunjung yang sedang mencari tempat liburan yang berbeda dari biasanya bisa datang ke Kawah Ijen untuk menyaksikan Blue fire.

Oleh: Jenny

Gambar:
1. http://3.bp.blogspot.com/-yZYUxe5hbwg/VYPfMgYncsI/AAAAAAAACpM/guz_Yq3J3m8/s1600/Penambang%2BBelerang%2BKawah%2BIjen.jpg
2. https://rizkirahmatia.files.wordpress.com/2015/03/blue-fire.jpg


Related Posts :