Rabu, 22 Maret 2017

Perjalanan Di Sukabumi

Jika berada di Sukabumi tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi perkebunan teh. Perkebunan teh di Sukabumi berada di Pondok Halimun tepatnya perkebunan teh Goalpara milik PT Perkebunan Nasional V111 Kabupaten Sukabumi. Perjalanan di Sukabumi bisa dimulai dengan mengunjungi perkebunan teh.


Gambar 1. Perkebunan Teh Di Pondok Halimun

Tanah di area Pondok Halimun sangat subur sehingga pengunjung dapat menemukan perkebunan teh di sepanjang pinggiran jalan. Saat melintasi jalanan beraspal akan ditemukan perkebunan teh pada ruas kiri dan kanan jalanan tersebut. Selain ditemukan perkebunan teh, terdapat perkebunan tomat, cabai, dan sawi. Pondok Halimun kaya sekali dengan hasil pertaniannya, sehingga pengunjung yang datang di sana dapat menikmati hasil tani dengan membelinya karena harganya jauh lebih murah dibandingkan pasar.

Pengunjung tidak perlu khawatir jika ingin bermalam di sana. Di Pondok Halimun disediakan sebuah villa tepatnya dekat gerbang saat memasuki area pondok halimun. Villa tersebut bernama villa lembah halimun. Di sana terdapat banyak bangunan villa yang bisa ditempati pengunjung. Selain villa, terdapat pondokan bergaya belanda yang sangat unik. Pondokan tersebut bernama Mess Kabayan. Dari Mess Kabayan, pengunjung dapat melihat perkebunan teh di Pondok Halimun yang begitu luas.

Di area Pondok Halimun terdapat beberapa perkemahan, antara lain bumi perkemahan Elang, bumi perkemahan Cipelang, dan bumi perkemahan Pondok Halimun. Banyak sekali pengunjung yang datang ke sana untuk berkemah di area tersebut. Area perkemahan tersebut dilalui oleh sungai Cipelang dan di sekitarnya terdapat playing ground untuk bermain anak-anak. Pada bumi perkemahan Pondok Halimun terdapat beberapa penginapan yang bisa digunakan pengunjung selain berkemah.


Gambar 2. Air Terjun Curug Cibeureum

Setelah menikmati perkebunan teh, perjalanan selanjutnya adalah air terjun Curug Cibeureum. Untuk menuju ke air terjun tersebut menempuh jarak 2-2,5 km dari Pondok Halimun. Untuk menuju ke sana bisa melalui jalan setapak di hutan Taman Nasional Gede-Pangrango dan jalur di Cibodas, Puncak. Biasanya pengunjung memilih menggunakan motor untuk menuju lokasi curug.

Curug Cibeureum terdiri dari tiga curug. Curug utama yang besar dan dua curug yang kecil. Air terjun di sana sangat tenang tetapi jika musim hujan maka kucuran air terjun akan menjadi deras dan berombak. Pengunjung bisa mencoba berenang di air terjun tersebut dan terdapat bebatuan yang bisa diduduki. Akan sangat tepat sekali melepas lelah sepanjang perjalanan dengan mencoba mandi di sekitar air terjun tersebut. Biasanya banyak masyarakat setempat yang mandi di sana selain wisatawan yang datang berkunjung ke Pondok Halimun.

Perjalanan di Sukabumi bisa menjadi referensi bagi pengunjung yang ingin mendapatkan liburan yang berbeda dari biasanya. Mengunjungi perkebunan teh dan air terjun Curug Cibeureum akan membuat pengunjung lebih mengenal dengan pertanian dan semakin dekat dengan alam. Jarang sekali ditemukan pengalaman tersebut sehingga pengunjung bisa mencoba perjalanan liburan di Sukabumi.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar:
1. https://travelingyuk.files.wordpress.com/2011/08/perkebunan_teh_pondok_halimun_sukabumi_4.jpg
2. https://travelingyuk.files.wordpress.com/2011/08/curug_cibeureum_41.jpg

Selasa, 21 Maret 2017

Perjalanan Menuju Air Terjun Tiu Teja

Salah satu air terjun unik yang dimiliki Pulau Lombok adalah air terjun Tiu Teja. Air terjun Tiu Teja terletak di Desa Santong, Kecamatan Kayangan, kabupaten Pulau Lombok Utara. Air terjun ini belum terlalu terekspose sehingga masih banyak wisatawan yang belum mengetahui keberadaan air terjun ini.

Air terjun Tiu Teja memiliki dua mata air terjun sehingga terdapat dua aliran air yang mengalir. Berbeda dengan air terjun yang biasanya hanya memiliki satu mata air. Keunikan lainnya yang tidak dimiliki oleh air terjun yang lainnya adalah saat mendapatkan sinar matahari maka akan muncul sinar pelangi diantara bias titik-titik air yang meluncur.


Gambar 1. Batu Alam Air Terjun Tiu Teja

Air terjun tersebut memiliki tinggi sekitar 50 meter dengan lebar 10 meter. Air terjun Tiu Teja berada di tengah hutan dengan dikelilingi pohon-pohon tinggi menjulang. Karena berada di tengah hutan maka akan ditemukan banyak monyet berekor panjang dan lutung hitam yang hidup bebas di habitatnya.

Perjalanan menuju air terjun Tiu Teja bisa dimulai dari kota Mataram ibu kota Provinsi NTB yang berjarak kurang lebih 60 km. Jika menggunakan kendaraan bermotor kurang lebih 2,5 jam perjalanan dan wisatawan bisa sampai langsung di depan pintu gerbang air terjun. Kalau menggunakan mobil hanya bisa sampai di pintu gerbang pinggiran desa dan melanjutkan perjalanan ke lokasi air terjun menggunakan ojek. Jalan utama menuju air terjun masih sempit sehingga hanya bisa dilalui dengan kendaraan bermotor.

Untuk menuju lokasi air terjun bisa dengan berjalan kaki dengan melintasi perkebunan kopi lalu memasuki hutan tropis di lereng Gunung Rinjani yang masih lebat dan alami. Jika sudah sampai lokasi air terjun akan terdapat pos pemantau milik BKSDA. Wisatawan bisa memarkirkan kendaraannya di sana dan melanjutkan dengan berjalan kaki ke air terjun Tiu Teja.

Selanjutnya wisatawan harus menuruni jalan sempit yang cukup curam sekitar 300 meter. Jalan tersebut berupa tangga menurun dan pengunjung akan disuguhkan pemandangan hutan dan terdapat monyet ekor panjang serta lutung hitam. Saat wisatawan mendengar suara gemuruh air terjun berarti letak air terjun sudah dekat.

Setelah menempuh dengan berjalan kaki sekitar 20 menit, akhirnya keindahan air terjun Tiu Teja sudah di depan mata. Air terjun Tiu Teja memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki air terjun yang lain. Inilah salah satu air terjun yang airnya mengalir dari Danau Segara Anakan di puncak Gunung Rinjani.

Air terjun Tiu Teja adalah air terjun yang unik yang dimiliki Pulau Lombok. Keindahan alam yang disuguhkan masih alami seperti pelangi yang muncul dari aliran air terjun tersebut. dan menyaksikan dua aliran sumber air yang mengalir secara bersamaan. Meskipun belum terlalu terekspose namun air terjun ini sangat menarik sehingga para wisatawan bisa mencoba perjalanan menuju air terjun Tiu Teja.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar:
https://caderabdul.files.wordpress.com/2013/12/img_2869.jpg