Selasa, 03 Oktober 2017

Nonton Pementasan Tari Kecak Di Ubud

Sudah terbit di: https://steemit.com/indonesia/@puncakbukit/nonton-pementasan-tari-kecak-di-ubud

Tari kecak adalah salah satu kesenian tradisional dari Bali yang saat ini sangat populer dan digemari oleh turis mancanegara di mana pertama kali diciptakan pada tahun 1930 oleh seorang penari sekaligus seniman berbakat dari Bali yakni Wayan Limbak. Sebagai seorang seniman sejati, beliau sangat akrab dengan para seniman lainnya hingga dari luar Pulau Bali, sebut saja Walter Spies yang merupakan seorang pelukis terkenal dari Negara Jerman merupakan seorang teman akrab Wayan Limbak. Kedua sahabat ini selanjutnya dikenal sebagai pencetus tarian tradisional Bali bernama tari kecak yang saat ini sudah sangat terkenal di luar negeri.

Tarian kecak wajib dimainkan oleh laki-laki dan menjadi salah satu icon kebudayaan masyarakat Bali yang cukup mendapat sanjungan dan digemari oleh para wisatawan lokal dari luar pulau dan turis asing yang berkunjung ke Bali.

Gerakan-gerakan sederhana yang dilakukan oleh para penari laki–laki tersebut di atas adalah tergolong sangat sederhana tetapi unik dan terlihat cantik dari kejauhan, didukung oleh pembawaan para penari yang berkarakter keras berjumlah cukup banyak, mulai dari puluhan hingga ribuan orang, menjadikan gerakan yang dilakukan tersebut tergolong sangat unik dan menarik. Pementasan dan pertunjukan tari tradisional dari Pulau Bali ini bisa anda saksikan di beberapa wilayah Bali seperti Uluwatu, Garuda Wisnu Kencana, Ubud, dan Gianyar Bali. Ekspresi para penari laki–laki nan memukau tersebut mampu membuat para penonton tercengang akan penampilan mereka yang eksotis dan jarang bisa ditemukan pada jenis tradisional lainnya di lain tempat. Tidak ada musik pengiring khusus seperti tarian tradisional lainnya di Bali kecuali pada awal tarian yang digelar, selanjutnya hanya terdengar suara dan lantunan kata-kata berirama beraturan yang berbunyi “ cak–cak–cak–cak ” dilantunkan beberapa kali terdengar dalam mengiringi gerakan tarian.

Ketchak Dance, Bali, Dance, Indonesia, Bali Dance
Gambar : salah satu tarian tradisional Bali yang eksotis, Kecak di Ubud

Jika anda memiliki waktu luang untuk bisa menyaksikan tari kecak dari awal hingga akhir, maka anda akan dapat memahami mengenai alur cerita yang disuguhkan dari gerakan-gerakan pementasan oleh para penari laki–laki tersebut, bisa dijelaskan oleh seorang pemandu wisata.

Antusias dari masyarakat Bali akan kelestarian dan keberlangsungan dari kesenian tradisional Bali yang diwujudkan berupa tari–tarian tradisional ini membuat banyak orang mau belajar dan tertarik untuk dapat melakukan gerakan tarian yang diciptakan oleh Wayan Limbak ini. Tak mengherankan jika hampir semua pemuda di Bali khususnya para laki-laki mampu dan wajib melakukan gerakan tarian ini dengan cara mudah seperti duduk membentuk lingkaran. Para penari mengenakan pakaian adat Bali khas bercorak kotak-kotak hitam putih mirip dengan papan catur disertai selembar selendang.

Dari tahun 1970, tari kecak mengalami perkembangan yang meningkat tajam. Pemerintah daerah setempat menjadikan tarian tradisional ini sebagai salah satu icon budaya masyarakat Bali di mana menjadi aktivitas favorit wisatawan asing saat berlibur ke Ubud, adalah menonton pertunjukan pementasan tari–tarian Bali seperti tari kecak. Tari tradisional ini biasa dipentaskan di Pura Uluwatu, di mana pementasan tari kecak dilakukan berbeda antara satu tempat dengan tempat yang lainnya seperti di Ubud. Tempat pertunjukan tari Kecak di Ubud terpusat pada banyak tempat, dengan jadwal yang berbeda-beda.

Info lebih detail tentang jadwal dan lokasi pementasan tari kecak di Ubud adalah harga tiket : Rp. 75.000/orang–Rp. 80.000/orang. Dalam perkembangan selanjutnya, pertunjukan tari yang menyelipkan kisah pewayangan ini dimainkan oleh laki-laki yang berjumlah tak terbatas, kadang–kadang disajikan oleh puluhan orang namun dalam acara tertentu ada pula yang melakukan pertunjukkan secara massal oleh ribuan penari laki-laki.

Kembali kepada penjelasan dari kami tersebut di atas, perkembangan tari kecak dari awal terciptanya hingga saat ini memang membanggakan warga Bali. Selain antusias masyarakat Bali yang menjaga kelestarian seni dan budaya Bali garapan Wayan Limbak ini, ternyata mendapat dukungan dari para wisatawan asing yang berkunjung ke Bali rata–rata sangat tertarik untuk menyaksikan sebuah pertunjukan gerak seni tradisional yang tertuang dalam bentuk tarian. Tak heran jika pemerintah daerah setempat menjadikan tari kecak sebagai icon kesenian dan kebudayaan daerah.

Penulis : Kadek Nila Utami
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi gambar :
https://pixabay.com/en/ketchak-dance-bali-dance-indonesia-1999712/


Related Posts :