Kamis, 12 Oktober 2017

Melongok Taman Anggrek Di Kota Denpasar

Sudah terbit di: https://steemit.com/indonesia/@puncakbukit/melongok-taman-anggrek-di-kota-denpasar

Bali sejak dulu memang identik dengan wisata pantai. Tapi apa salahnya jika sesekali anda mengunjungi sebuah kawasan wisata tanpa pantai. Misalnya saja ke Bali Orchid Garden (BOG) di Kota Denpasar.

Apa menariknya di sini ? BOG berlokasi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kota Denpasar. Tepatnya dari arah Sanur menuju ke utara arah Desa Ubud. Objek wisata ini tergolong masih sangat muda jika dilihat dari waktu kelahirannya yaitu pada tahun 1998. Namun BOG sukses menduduki peringkat ke-10 objek wisata alam dan edukasi terbaik di Indonesia versi internet pada tahun 2007. Berdasarkan informasi dari para pemandu wisata, BOG mempunyai 820 jenis tanaman hias bunga anggrek khas Eropa, Indonesia hingga beberapa negara Asia yang lainnya. Jenis anggrek dalam dan luar negeri tercatat sekitar 500 jenis anggrek, 120 jenis bromeliad, dan 200 jenis tanaman hias lainnya seperti heliconia dan ginger.

Saat pertama kali anda masuk ke halaman parkir BOG, terdapat bagian pintu gerbang yang berhias Patung Dewa Wisnu dan Brahma tidak begitu besar akan menyapa semua tamu yang berkunjung. Setelah membeli tiket, pengunjung biasanya akan diberi segelas minuman herbal dingin yang menyegarkan sebagai welcome drink lalu memasuki taman yang dibangun oleh seorang warga New Zealand ini. Pengunjung bisa minta ditemani oleh seorang pemandu wisata selama di dalam taman. Pemandu wisata akan menjelaskan nama jenis dan tanaman hias yang dilalui serta asal-usul tanaman tersebut secara umum dan singkat. Anda bisa bebas foto-foto selfie dengan memilih sudut taman yang banyak dihiasi oleh bunga anggrek dalam berbagai warna pilihan.

Mengenal Spesies Bunga Anggrek Di Seluruh Dunia

Dari sekian banyak spesies anggrek yang tumbuh subur di seluruh dunia, Phalaenopsis merupakan kumpulan terbesar dari berbagai spesies dalam satu genus (genera). Phalaenopsis Amabilis yang paling populer dalam kelompok ini ditemukan pertama kali pada tahun 1825 oleh seorang ahli botani asal Belanda bernama Blume. Blume pertama kali melihat dan menemukannya di hutan pada saat sedang berbunga dengan jumlah kuntum sebagian besar berwarna putih. Di kalangan pencinta anggrek, Phalaenopsis lebih populer dengan sebutan anggrek bulan atau Phalaenopsis Amabilis. Anggrek ini masa berbunganya cukup panjang, bisa sampai tiga bulan bahkan lebih, relatif lama dan awet bila dibandingkan dengan jenis bunga anggrek lainnya.

Kepopuleran anggrek di BOG bukan hanya dikalangan pencintanya saja, melainkan hingga di kalangan pemula bahkan orang awam sekalipun bisa terpesona oleh keindahan mahkota bunga anggrek yang sangat menawan ini. Pesona yang dihadirkan oleh sosok bunganya dalam beragam warna, bentuk, corak, dan aroma khas pada masing–masing jenisnya mampu memberikan inspirasi menarik bagi para penyilangan untuk melahirkan hibrida-hibrida baru demi pertimbangan selera pangsa pasar dan kepuasan berkreasi bagi penyilang dan penggemarnya. Anggrek yang pada zaman dulu sebagian besar berasal dari hutan yang sekarang banyak ditemukan di berbagai wilayah kepulauan di Indonesia ini terdapat juga di Semenanjung Malaya, Filipina, Thailand, dan Birma.

Anggrek, Flower, Bali, Natural, Purple, Plants, Nature
Gambar : salah satu koleksi cantik bunga anggrek di BOG Denpasar Bali

Karena keindahan bunga anggrek bulan ini, sewajarnyalah sudah memasyarakat dan keberadaannya semakin tersebar di wilayah Indonesia, maka salah satu spesiesnya, yaitu Phalaenopsis Amabilis ditetapkan oleh pemerintah sebagai “Puspa Pesona”, mengiringi dua bunga lainnya yaitu melati sebagai “Puspa Bangsa” dan bunga bingkai (Rafflesia Arnoldi) sebagai “Puspa Langka”.

BOG menjadi alternatif bagi wisatawan asing yang tidak memiliki banyak waktu tapi ingin menikmati wisata alam di pusat Kota Denpasar yang sangat metropolitan. Kurang dari satu jam, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh area BOG. Termasuk mencari cendera mata yang indah dan pas seperti bros dari kelopak anggrek yang diawetkan atau minyak wangi hasil penyulingan dari mahkota bunga anggrek pilihan dan wangi. Biasanya BOG ditujukan untuk turis asing dengan harga tiket yang relatif mahal, yakni Rp.100.000/kelompok.

Demikian kami mengulas seadanya saja, semoga saja anda berminat.

Penulis: Kadek Nila utami
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi gambar :
https://pixabay.com/en/anggrek-flower-bali-natural-purple-2482612/


Related Posts :