Kamis, 05 Oktober 2017

Desa Adat Ubud Yang Menarik

Sudah terbit di: https://steemit.com/indonesia/@puncakbukit/desa-adat-ubud-yang-menarik

Desa Ubud di Bali sejak dulu memang dikenal sebagai salah satu kawasan wisata spiritual di kalangan penikmat perjalanan, baik itu yang domestik maupun mancanegara. Secara administratif, Desa Ubud merupakan sebuah kecamatan kecil di Kabupaten Gianyar, Bali yang terhimpun dari 13 banjar dan membawahi 6 desa adat yang lainnya. Topografi wilayah Ubud dikenal sebagai desa agrowisata yang dikelilingi oleh area persawahan, ladang buah dan bunga serta hutan-hutan kecil yang diapit oleh jurang terjal dan sungai. Di sinilah letak nilai lebih dari desa kecil ini yang menyebabkannya terlihat indah dan selalu menghijau sepanjang tahun di Bali, mampu memberi inspirasi bagi siapapun yang berkunjung ke sini untuk liburan di mana mereka bisa berbaur dengan warga lokal yang dikenal ramah dan mengagumkan.

Destinasi wisata Ubud di Bali adalah salah satu tujuan favorit bagi para seniman luar negeri. Anda bisa menjumpai banyak seniman dari Eropa, Jepang dan negara Asia lainnya menetap di Ubud untuk berkarya, juga dari kalangan domestik. Dari kesenian, yang paling menonjol saat ini adalah seni lukis, ukir, hingga tari – tarian tradisional, hal - hal ini adalah denyut nadi utama warga Ubud dan menjadi identitas tempat tersebut yang menampilkan kekhasan suasana alam yang sesungguhnya didukung oleh kebiasaan warga setempat. Di tempat ini anda bisa menyelami berbagai sisi yang unik, etnis dan menarik dimiliki berdasarkan tradisi dan budaya masyarakat Bali. Salah satunya adalah adanya pertunjukan tari kecak, legong, dan barong diadakan tiap minggu pada tempat – tempat strategis. Selain itu, ada pula drama tari klasik Ramayana dan Mahabarata, pertunjukan gamelan, serta wayang kulit khas pada waktu malam hari.

Bali, Indonesia, Travel, Ubud, Monkey Forest, Monkey
Gambar : suasana pagi hari yang nyaman di salah satu sudut Taman Wanara Wana, Ubud, Bali, seekor kera liar dengan nyaman menggendong bayinya

Kondisi di atas diperkuat dengan dipilihnya Desa Adat Ubud sebagai salah satu lokasi pembuatan sebuah film romantis Hollywood yang dibintangi oleh aktris legendaris Julia Roberts dan Christin Hakim, berjudul “ Eat, Pray, Love ” menjadikan Ubud semakin terkenal sebagai salah satu lokasi shooting film dan drama di samping merupakan kawasan wisata alam dan spiritual yang cocok dikunjungi oleh anak - anak. Inilah salah satu bentuk pengakuan masyarakat dunia terhadap eksistensi warga Ubud sebagai salah satu kawasan wisata Bali paling menarik yang wajib untuk anda kunjungi jika ke Bali. Lakukan jalan - jalan mengelilingi Ubud dimulai dari mengunjungi beberapa galeri seni dan sentra kerajinan lokal di mana anda sekaligus dapat belajar melukis, memahat atau memasak beragam masakan Bali, Ubud adalah tempat yang paling direkomendasikan. Ada rasa damai, persahabatan, dan keindahan alam pada sejumlah tempat – tempat strategis yang dengan mudah anda temukan di Ubud.

Bagi yang pertama kali berkunjung ke Bali, kami rangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah sejumlah objek wisata Ubud yang dapat anda kunjungi karena menarik dan unik untuk anda ketahui.

1. Museum Puri Lukisan
Kawasan wisata Ubud di Bali terkenal sebagai salah satu sentra karya lukis terbesar di Indonesia. Itulah sebabnya saat ini banyak turis asing yang suka mengunjungi Museum Puri Lukisan di Ubud adalah satu hal yang wajib untuk dilakukan. Di museum ini, anda bisa menyaksikan berbagai karya seniman lokal yang mengandung nilai seni budaya khas Bali yang mengagumkan. Museum yang berdiri sejak pertengahan tahun 1950 - an ini mampu menyimpan sejumlah koleksi terbaik berupa lukisan dari berbagai sekolah seni di Bali di mana anda bisa mengetahui aliran seni lukis di Bali dari awalnya bertransformasi bercorak tradisional hingga modern yang dipelopori oleh para seniman lukis dari Ubud.

2. Puri Agung Ubud
Berlokasi di pusat Desa Ubud, inilah salah satu tempat yang menjadi pusat pemerintahan dari Kerajaan Ubud pada masa lampau. Puri ini merupakan pusat kegiatan seni budaya dan adat yang kerap diselenggarakan di depan puri. Tata ruang dan bangunan puri yang berusia tua ini tetap terlihat eksotis sebagaimana asal mulanya dibangun pada zaman dulu kala. Anda dapat menikmati ragam menarik paket wisata seni berupa pertunjukan tari – tarian tradisional di halaman depan Puri Agung Ubud, pada sebuah area kecil yang disebut Ancak Saji. Pertunjukan tari ini rutin diadakan seminggu sekali. Selain itu, anda dapat menyaksikan berbagai pagelaran seni lainnya dari kelompok seni musik tradisional di Ubud yang dengan profesional mengiringi tari – tarian tradisional Bali yang saat ini semakin banyak diminati oleh turis asing.

3. Taman Wanara Wana
Berasal dari Bahasa Sanskerta, wanara berarti kera dan wana berarti hutan. Wisatawan mancanegara mengenalnya dengan nama populer “ Monkey Forest ”. Inilah sebuah hutan kecil yang menjadi habitat alami dan aman dari ratusan spesies kera liar di Ubud sejak ratusan tahun lalu. Pada umumnya, hewan kera di tempat ini jinak – jinak liar di mana anda bisa memberi mereka makanan segar yang disukai seperti buah dan sayuran. Warga lokal menyebut hutan ini sebagai hutan yang suci dan sakral di mana pada sudut taman terdapat area persembahyangan yang terdiri dari tiga pura kuno berfungsi sebagai tempat persembahyangan, yakni Pura Dalem Padangtegal, Pura Pemanduan Suci, dan Nista Mandala. Hutan di sekitar tempat ini adalah sebuah rumah bagi kera – kera liar tersebut dimana pada hari – hari tertentu diadakan odalan di masing – masing pura yaitu acara persembahyangan bersama umat Hindu, boleh ditonton oleh turis yang kebetulan sedang berkunjung ke tempat ini.

Demikian kami merekomendasikan kepada anda, semoga saja berminat berkunjung ke sini !

Penulis:Kadek Nila Utami
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi gambar:
https://pixabay.com/en/bali-indonesia-travel-ubud-1865836/


Related Posts :