Senin, 13 Maret 2017

Aneka Burung Migran Beterbangan di Taman Nasional Sembilang Sumatera Selatan

Bagi anda para pencinta petualangan, kunjungan ke taman nasional tentunya memberikan kesan yang berbeda. Indonesia sendiri memiliki banyak taman nasional yang tersebar di berbagai pulau. Salah satu yang paling populer adalah Taman Nasional Ujung Kulon di Banten, yang dikenal sebagai habitat hewan-hewan langka seperti badak bercula satu. Namun tahukah anda, selain Ujung Kulon, masih ada taman nasional lainnya yang tidak kalah indah. Sebut saja Taman Nasional Sembilang di Sumatera Selatan.

http://sembilangnationalpark.org/wp-content/uploads/2016/05/DJI00464_resize.jpg
Gambar 1. Taman Nasional Sembilang

Taman Nasional Sembilang terdiri dari berbagai ekosistem hutan seperti hutan mangrove, rawa air tawar, gambut rawa, dan dataran lumpur. Dilihat dari segi administratifnya, Taman Nasional Sembilang yang resmi menjadi taman nasional pada 19 Maret 2003 merupakan bagian Kabupaten Banyuasin. Adapun pemberian nama Sembilang pada taman nasional ini dikarenakan populasi ikan Sembilang yang banyak terdapat di sana.

Ada banyak potensi alam yang dimiliki Taman Nasional Sembilang. Namun karena kondisi dominan kawasan ini terdiri dari rawa, perairan, dataran lumpur, dan hutan mangrove, maka pengembangan pariwisata lebih ditonjolkan pada sisi wisata dengan minat khusus, seperti kegiatan penjelajahan hutan mangrove di hutan mangrove. Pengamatan hutan mangrove secara langsung ini menggunakan track khusus dengan cara menyusuri sungai-sungai di sekitar kawasan Taman Nasional Sembilang.

Ada satu yang khas dari taman nasional ini yaitu banyaknya burung-burung migran yang singgah di kawasan ini untuk mencari makanan, seperti ikan, udang, dan cacing di pantai. Kedatangan para burung migran yang datang dari Siberia Utara yang selanjutnya akan menuju Australia ini menjadikan Taman Nasional Sembilang dikenal sebagai tempat ekspedisi burung. Sebagian besar pengunjung kawasan wisata ini adalah warga asing yang ingin mengamati burung dan meneliti kawasan hutan mangrove.

http://sembilangnationalpark.org/wp-content/uploads/2016/05/Photo3_Photo-by-Teguh-Imansyah_resize.jpg
Gambar 2. Burung-Burung Migran

Sudah ada sekitar 15 negara yang berkunjung untuk melakukan ekspedisi burung migran di Taman Nasional Sembilang. Selain burung-burung dari Siberia Utara, Taman Nasional Sembilang juga dihuni oleh burung-burung lainnya seperti Blekok Asia, Undan Putih, Dara Laut Sayap Putih, Bluwok Putih, Trinil Tutul, dan Bangau Tongtong. Selain burung dan hutan mangrove, kawasan taman nasional ini juga memiliki flora-flora langka seperti puspa nasional dan kandelia candel dan menjadi habitat bagi Rusa Sambar, Beruang Madu, dan Harimau Sumatera.

Selama menjelajahi Taman Nasional Sembilang, anda bisa menikmati kesenangan manakala menyusuri hutan mangrove yang begitu luas, melihat aneka flora yang terancam punah, melihat sarang burung walet, ular cincin emas di antara pohon-pohon mangrove, dan buaya. Penjelajahan dapat dilakukan dengan menggunakan perahu tongkang, speed boat, ataupun perahu kano. Untuk bisa melihat burung-burung migran, anda diharuskan berjalan sekitar 500 meter menuju laut. Selain itu, anda juga bisa memancing ikan. Taman Nasional Sembilang adalah surga bagi para pemancing.

Untuk urusan kuliner, anda bisa membeli ikan sembilang dan kepiting dari masyarakat, lalu meminta mereka untuk memasakkannya, tentunya dengan membayar beberapa rupiah. Bagi anda yang ingin mengunjungi Taman Nasional Sembilang diharapkan membawa jas hujan, makanan, tas plastik, dan bahan bakar. Sebisa mungkin hindari perjalanan malam, terkecuali bila anda hendak melihat buaya.

Akses Menuju Taman Nasional Sembilang Sumatera Selatan
Untuk bisa sampai di kawasan taman nasional ini, anda harus terlebih dahulu singgah di sebuah perkampungan nelayan bernama Sungsang. Anda disarankan untuk naik motor air dari Kota Palembang dengan jarak tempuh dua jam perjalanan. Setibanya di Sungsang, barulah anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Taman Nasional Sembilang dengan jarak tempuh 1 jam. Untuk sementara ini, belum ada penginapan khusus yang disediakan pihak Taman Nasional Sembilang, sehingga para pengunjung masih memanfaatkan rumah warga setempat ataupun kantor administrasi TN Sembilang. Dengan cara menginap yang seperti homestay ini, masyarakat setempat bisa merasakan manfaat ekonomi dari adanya taman nasional ini.

Peraturan
Memasuki Taman Nasional Sembilang tidaklah sama seperti memasuki taman wisata alam ataupun kebun binatang yang bisa masuk dengan karcis saja. Untuk bisa menjelajahi Taman Nasional Sembilang, anda harus terlebih dulu mengajukan izin kepada Balai Taman Nasional Sembilang yang berada di Jl. AMD. Kel. Talang Jambe, Kec. Sukarame, Kota Palembang. Pihak Balai Taman Nasional Sembilang akan menyediakan pemandu yang siap membantu anda. Akan lebih baik lagi bila anda menghubungi pihak Balai Taman Nasional Sembilang dari jauh hari, seperti minimal 1 minggu sebelum keberangkatan.

Oleh: Rahel Simbolon
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber:
  1. http://www.kompasiana.com/ellysuryani/ekspedisi-sembilang-petualangan-unik-tak-terlupakan_5518aec8a333115307b665da
  2. http://www.antaranews.com/berita/308500/taman-nasional-sembilang-jadi-lokasi-burung-berimigrasi
Sumber Gambar:
  1. http://sembilangnationalpark.org/wp-content/uploads/2016/05/DJI00464_resize.jpg
  2. http://sembilangnationalpark.org/wp-content/uploads/2016/05/Photo3_Photo-by-Teguh-Imansyah_resize.jpg


Related Posts :