Jumat, 09 Desember 2016

Sensasi Mendaki Gunung Prau

Salah satu gunung yang terkenal dengan latar view gunung kembar (Sindoro dan Sumbing) di mana lagi kalau bukan di Gunung Prau, sebuah gunung yang terletak di provinsi Jawa Tengah, tepatnya berada di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kendal dengan ketinggian 2.565 mdpl


Gambar 1. Puncak Gunung Prau

Dengan ketinggian seperti itu hanya dibutuhkan 2- 3 jam untuk mendakinya. Oleh karena itu, Gunung Prau sesuai untuk orang yang baru belajar mendaki. Untuk pergi ke sana cukup mudah, kamu bisa naik motor, mobil pribadi, atau angkutan umum. Tersedia juga mini bus yang menuju base champ sehingga para pendaki tidak kesulitan menuju lokasi. Fasilitas yang tersedia di base champ juga cukup lengkap mulai dari masjid, kamar mandi, rumah makan serta ranger yang siaga hingga 24 jam.

Jalur pendakian Gunung Prau ada beberapa macam seperti Jalur Kenjurang, Patak Banteng, dan Dieng. Jalur favorit para pendaki adalah Patak Banteng karena hanya dengan menempuh jarak 4 km kamu sudah bisa sampai puncak. Lalu, seperti apa perjalanan menuju puncak Gunung Prau?.

  1. Lautan kerlipan malam

    Ketika melawati jalur pada malam hari ini kamu akan disuguhi pemandangan yang bakalan bikin kita berdecak kagum.pemandangan yang bakal kamu jumpai adalah lautan kerlap – kerlip lampu dari rumah penduduk yang ada di sekitar kawasan Gunung Prau. Siang harinya kamu bisa melihat telaga warna dari jalur ini.

    Sepanjang perjalanan menuju pos pertama, kamu akan dijamu dengan jalan berbatu serta menanjak. Jalan ini cukup melelahkan dan bikin nafas ngos – ngosan. Tapi, jika kamu tidak mau capek kamu bisa naik ojek dari bawah menuju pos pertama. Baru setelah pos pertama kamu akan treking ke atas di jalur tanah yang sempit dan terjal. Tapi tenang, jalur ini cukup aman karena di kanan kiri jalan dipasangi pagar bambu sebagai pembatas dan juga pegangan.

    jangan mengkhawatirkan tentang bekal makanan dan minuman karena di beberapa titik menuju puncak terdapat warung yang menjual makanan dan minuman.

    Menuju pos kedua kamu harus lebih berhati –hati dikarenakan jalanan yang cukup terjal dan miring meskipun demikian sudah dibuatkan anak tangga untuk memudahkan kita dalam melangkah.

  2. Pos cacingan

    Semakin ke atas jalan akan semakin terjal demi keamanan dan kenyamanan ketika melewati jalur ini gunakan alas kaki yang aman dan juga nyaman gunakanlah sandal gunung atau kalau ada kamu bisa menggunakan sepatu gunung.

    Pos ketiga bernama pos cacingan dinamakan demikian bukan karena terdapat banyak cacing tetapi karena jalurnya yang berkelok – kelok dan terjal. Di sini jalan yang kita pijak lebih nyaman dengan tanah yang tertata rapi dipasangi penyekat bambu.

  3. Sampai puncak

    Setelah sampai di puncak, kamu bebas memilih tempat untuk mendirikan tenda. Kalau memungkinkan cari tempat yang terdapat penghalang angin agar tendamu tidak roboh diterjang angin.

    Di sini memang dingin tapi kamu tidak boleh menyia - nyiakan kesempatan ini. Gunakan waktumu untuk menjelajahi semuanya. Seperti berfoto ketika matahari terbit dan beberapa saat setelahnya. Hamparan bunga daisy yang indah di bukit teletubies bisa jadi lokasi yang tepat untuk mengabadikan momen bersama teman – temanmu.

Bagaimana, kamu bisa mencatat nama Gunung Prau sebagai salah satu gunung yang akan kamu daki jika punya waktu luang.

Oleh: Lintang Rahmawati
Refesensi gambar: 1. https://www.exploregunung.com/gunung-prau-puncak-terbaik-se-asia-tenggara-untuk-melihat-sunrise/


Related Posts :