Kamis, 11 Agustus 2016

Mendukung Pembangunan Wisata Bahari Air Terjun Curug Dengdeng

Salah satu keunikan yang ada di kabupaten di Jawa Barat tepatnya di Tasikmalaya adalah air terjun Curug Dengdeng. Wisata bahari tersebut letaknya berada di Kampung Caringin, Desa Cikawung Gading, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya. Meskipun letaknya sangat jauh dari keramaian, tetapi tempat wisata tersebut menjadi incaran para wisatawan karena kelestarian alamnya yang masih alami apalagi banyak potensi yang bisa ditemukan di air terjun Curug Dengdeng.


Gambar 1. Tingkatan Air Terjun Curug Dengdeng

Air terjun Curug Dengdeng memiliki keunikan yaitu kontur dinding air terjun yang bertingkat dan tidak rata. Air terjun ini memiliki 3 tingkatan yang lebar pada tiap tingkatannya. Tingkatan pertama memiliki ketinggian 13 meter, yang kedua dengan ketinggian 11 meter dan terakhir dengan ketinggian 9 meter. Untuk turun ke tingkat paling bawah, pengunjung harus berhati-hati karena untuk dapat menuruninya hanya bisa menggunakan dahan sebagai tangga darurat di air terjun tersebut. Tangga tersebut juga tidak ada penahannya jadi jika tidak berhati-hati maka bisa tergelincir.

Pada tingkatan pertama dapat terlihat banyak bongkahan besar dengan lubang yang menyerupai batu karang di pantai. Lubang ini hasil dari erosi vertikal air sungai terhadap batuan yang tidak tahan terhadap erosi air. Lubang ini dapat ditemukan banyak ikan yang bertelur. Aliran air Curug Dengdeng berwarna kecoklatan karena tercampurnya dengan sedimen dan erosi tanah, juga adanya kegiatan penambangan emas di sekitar Kecamatan Salopa dan Cineam


Gambar 2. Batuan Air Terjun Curug Dengdeng Berwarna Kehijauan

Yang membuat air terjun ini berbeda adalah air terjun tersebut tetapi dialirin air saat musim peralihan dari penghujan ke kemarau. Dinding air terjun tetap dialiri air karena bagian atas air terjun terdapat bebatuan yang menjadi tempat penampungan air. Suatu keistimewaan yang jarang ditemui di air terjun yang lain .Pada musim kemarau batuan curug dengdeng berwarna kehijauan dan berbeda seperti warna batu atau karang kebanyakannya.

Untuk dapat menuju air terjun Curug Dengdeng dapat dilalui dari Tasikmalaya menuju Desa Cikawung Gading hampir menempuh jarak 90 km selama 3 jam menggunakan kendaraan. Setelah dari Kampung Caringin, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 4 km dengan berjalan kaki. Nantinya akan ditemukan jalanan setapak sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Pengunjung bisa menaruh kendaraannya di Kampung Caringin. Selama perjalanan, pengunjung akan menyusuri sungai-sungai kecil dan akan melihat banyaknya pohon jati. Setelah menempuh perjalanan 30 menit dengan jalan yang terjal, akhirnya pengunjung dapat menyaksikan air terjun Curug Dengdeng yang unik.

Keunikan yang ada pada air terjun Curug Dengdeng ini patut mendapatkan perhatian dari pemerintah karena bisa dikatakan sulitnya untuk akses menuju tempat wisata tersebut apalagi belum didukung dengan fasilitas yang memadai. Potensi yang dimiliki air terjun ini sangat banyak dan sangat disayangkan jika tidak dikembangkan. Masih banyak keunikan yang tersembunyi di air terjun tersebut dan sangat sayang untuk dilewatkan. Air terjun Curug Dengdeng ini bisa dijadikan pilihan tempat wisata untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun dalam negri.

Oleh: Jenny

Gambar:
1. http://2.bp.blogspot.com/-33VS0LA8XYs/VVyMxgiOnJI/AAAAAAAAGgU/7nsvWLxNmhY/s1600/IMG-20150406-01521_webcamera360_20150410130639.jpg
2. http://www.akarnews.com/wp-content/uploads/2016/04/image-107-800x499.jpeg


Related Posts :