Kamis, 05 Februari 2015

Eksotisme Gua Pindul: Pesona Baru Kabupaten Gunung Kidul

Apakah anda orang yang suka wisata air? Jika ya, maka gua Pindul harus menjadi salah satu referensi tujuan wisata anda. Gua Pindul dibuka untuk umum pada tanggal 10 Oktober 2012. Gua yang indah ini terletak di dusun Gelaran, desa Bejiharjo, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak tempuh dari kota Yogyakarta kurang lebih 35 km. Meskipun objek wisata ini tergolong baru namun tak sedikit wisatawan yang mengunjunginya.

Gua Pindul merupakan objek wisata yang terkenal akan keindahan alamnya. Gua ini terletak di kawasan perbukitan karst sehingga didominasi oleh batuan. Panjang gua pindul mencapai 350 meter dengan lebar 5 meter dan jarak permukaan air dengan atap gua adalah 4 meter.

Pengunjung dapat menaiki ban pelampung di atas aliran sungai bawah tanah yang ada di dalam gua yang biasa dikenal dengan cave tubing. Aliran sungai yang tenang membuat siapa saja bisa melakukan cave tubing termasuk anak-anak. Bahkan mereka bisa melakukan loncat indah di dalam gua. Pengunjung membutuhkan waktu 45 menit sampai 60 menit apabila melakukan cave tubing. Waktu terbaik untuk melakukannya adalah pagi hari pada pukul 9.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB.


Gambar 1. Pintu masuk Gua Pindul

Gua ini memiliki tiga zona berbeda yaitu zona terang, zona gelap, zona remang dan zona gelap. Di tengah gua pengunjung bisa menemukan sebuah lubang besar. Jika cuaca sedang cerah maka anda akan melihat kemunculan “cahaya surga”. Cahaya surga adalah sinar matahari yang menerobos masuk lewat celah/lubang besar tersebut yang membuat suasana semakin indah. Sambil menikmati keindahan gua, pemandu akan menceritakan dibalik gua Pindul.


Gambar 2. Cave tubing Gua Pindul

Menurut legenda yang dipercayai oleh masyarakat, gua Pindul berkaitan dengan cerita pengembara Joko Singlulung yang mencari ayahnya. Setelah menjelajahi hutan yang lebat, gunung dan sungai, Joko Singlulung memasuki gua-gua yang ada di Bejiharjo. Saat memasuki goa, Joko Singlulung terbentur batu sehingga dinamakan gua Pindul yang berasal dari kata pipi gebendul. Selain itu, anda akan melihat pemandangan menarik berupa lukisan alami yang dibuat oleh kelelawar penghuni gua pada dinding dan atap gua. Pengunjung juga bisa menemukan ornamen gua yang indah seperti batu kristal, moonmilk, stalagtit dan stalagmit. Di dalam gua, anda bisa menemukan stalagtit terbesar ke 4 di dunia yang membutuhkan lima orang untuk bisa melingkarinya. Stalagtit yang masih aktif siap menanti anda dengan tetesan air yang konon bisa menambah kecantikan dan awet muda. Air tetesan tersebut konon juga dipercaya mampu menambah vitalitas pria.


Gambar 3. Cahaya matahari menerobos melalui celah di atas gua

Jika anda sering mengunjungi kota Yogyakarta, maka tidak ada salahnya anda mengunjungi gua Pindul ini. Biaya yang terjangkau membuat gua ini semakin populer, untuk masuk ke dalam gua anda hanya perlu membayar Rp. 35.000 per orang. Harga tersebut sudah termasuk jasa pemandu, perlengkapan (ban pelampung, jaket pelampung, head lamp dan sepatu karet) dan asuransi.

Oleh :Listanti Bidayasari

Sumber :
www.goapindul.com
www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/sport-and-adventure/cave-tubing-pindul/

Referensi foto :
1. http://travel.detik.com/read/2013/10/17/091014/2387744/1519/gua-pindul-paling-tersohor-di-gunungkidul
2. http://wisatayogyakarta.net/wisata-alam/wisata-cave-tubing-gua-pindul/
3. http://siputnews.com/gaya-hidup/wisata/yuk-ke-gua-pindul-gunung-kidul-yogyakarta/


Related Posts :