Selasa, 03 Februari 2015

8 Kegiatan Menarik Yang Harus Dilakukan Di Ubud

Masih ingat dengan Liz yang berpetualang menemukan keseimbangan hidup di Ubud? Tidak hanya Liz, kamu pun bisa mengikutinya. Dalam film Eat, Pray, and Love diceritakan seorang Liz yang berusaha mencari keseimbangan hidup dengan bantuan Ketut dan Wayan. Dengan bantuan kedua orang tersebut, ditambah dengan suasana Ubud yang tenang dengan pemandangan hijau dan dikelilingi oleh warga lokal, akhirnya Liz tahu bagaimana cara menemukan makna hidup yang sebenarnya. Ubud sendiri memang terkenal sebagai tempat pelarian oleh mereka yang depresi dan membutuhkan ketenangan. Setidaknya terdapat 8 kegiatan menarik yang harus dilakukan selama di Ubud, seperti berikut:

  1. Yoga
    Yoga merupakan satu kegiatan menarik paling populer di Ubud. Tidaklah heran bila banyak yang menyebut Ubud sebagai tempat pelarian yang tepat dari segala depresi. Sebagian besar hotel di Ubud menyediakan fasilitas Yoga, baik itu kelas gratis maupun kursus. Biasanya hotel-hotel ini memiliki pemandangan yang menghadap ke sungai dan sawah. Salah satu tempat Yoga terkenal di Ubud adalah Yoga Barn yang berlokasi di Jalan Hanoman.

  2. Bersepeda
    Banyak wisatawan yang menyukai kegiatan bersepeda di tepi sawah saat pagi hari. Bila anda mengikuti paket bersepeda, anda akan diajak pemandu untuk berkeliling sawah dan memasuki perkampungan warga lokal agar anda bisa berinteraksi dengan mereka.


    Gambar 1. Bersepeda di Ubud

  3. Wisata kuliner
    Ada berbagai macam kuliner di Ubud, mulai dari kuliner khas Bali, Eropa, hingga Amerika. Jika anda ingin mencicipi kuliner khas Bali, anda bisa mengunjungi Restoran Bebek Bengil Ubud, Warung Babi Guling Bu Oka, dan Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku.

  4. Memasak makanan khas Bali
    Di Ubud, sebagian besar hotel dan restorannya menyediakan kelas memasak bagi wisatawan. Dalam kelas memasak ini, wisatawan bisa belajar memasak makanan khas Bali seperti Sate Lilit dan Lawar, dan makanan Indonesia umum seperti Gado-Gado dan Nasi Goreng. Biasanya kegiatan ini dimulai pada pagi hari dengan terlebih dahulu berbelanja ke pasar tradisional.

  5. Menonton Tari Kecak
    Cak..cak..cak.. yang meluncur dari bibir para penari kecak bisa anda dengarkan secara langsung di Ubud. Mengunjungi Ubud belum lengkap rasanya bila belum menonton pertunjukan Tari Kecak yang dipentaskan oleh 50 hingga 100 penari laki-laki. Pertunjukan Tari Kecak di Pura Dalem biasanya dimulai pada pukul 19.00 malam. Untuk bisa menonton pertunjukan, anda harus memesan tiket terlebih dahulu, karena pertunjukan ini sangat terkenal sehingga mendapat kunjungan yang sangat tinggi.


    Gambar 2. Pertunjukan Tari Kecak

  6. Mengunjungi museum
    Sebagian besar museum di Ubud berkenaan dengan seni dan lukisan. Ada 6 museum yang bisa anda kunjungi di Ubud, yaitu Museum Puri Lukisan, Museum Neka, Museum Antonio Blanco, Museum Agung Rai, Museum Rudana, dan Museum Marketing.

  7. Rafting di Sungai Ayung
    Ingin merasakan rafting di tempat rafting paling terkenal di Bali? Datanglah ke Sungai Ayung. Di sana anda bisa merasakan rafting ditemani pemandangan indah di kanan dan kiri sungai. Ada pepohonan rindang, perbukitan asri, dan hamparan sawah penduduk. Uniknya, salah satu tebing batu di pinggir sungai berisikan ukiran relief Ramayana karya seniman Bali.

  8. Bercengkerama dengan monyet di Monkey Forest
    Di Monkey Forest, anda bisa bercengkerama secara langsung dengan monyet-monyet yang bebas berkeliaran. Namun berhati-hatilah dengan barang bawaan anda karena mereka suka usil mengambil barang milik wisatawan dan membawanya ke atas pohon. Udara yang sejuk dan pemandangan yang asri akan membuat anda betah berlama-lama di hutan ini.

Oleh : Rahel Simbolon
Referensi:
http://www.water-sport-bali.com/wisata-ubud/
Gambar:
1. https://tantristory.files.wordpress.com/2011/09/photo08532.jpg
2. http://cdn4.rentalmobilbali.net/wp-content/uploads/2013/11/Tari-Kecak-Ubud.jpg


Related Posts :