Selasa, 09 Desember 2014

Caving dan Rafting di Karst Kalisuci Gunungkidul

Menyusuri gua dan berarung jeram adalah dua aktivitas di alam bebas yang biasanya dilakukan secara terpisah di tempat yang berbeda. Namun di Gunungkidul, kedua aktivitas ini bisa dilakukan secara bersamaan, di suatu tempat bernama Kawasan Karst Kalisuci. Kalisuci sendiri merupakan objek wisata berupa sungai dengan lebar yang berkisar antara 5-10 meter, dengan air yang masih jernih. Yang menjadi pembeda Kalisuci dengan kali-kali lainnya adalah letaknya yang berada di bawah tanah. Kali ini mengalir melewati banyak gua di Gunungkidul kemudian bermuara di Laut Selatan.

Fenomena kali bawah tanah ini terasa wajar mengingat kawasan ini merupakan salah satu segmen Kawasan Karts Gunungsewu, di mana bentangannya meliputi tiga kabupaten yaitu Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan. Kawasan Karst Kalisuci sendiri mencakup 10 kecamatan dengan bercirikan fenomena ekokarst (di permukaan) dan endokarst (di bawah permukaan). Fenomena ekokarst meliputi perbukitan yang berbentuk kubah dan kerucut, lembah dan telaga. Sedangkan fenomena endokarst meliputi gua yang lengkap dengan stalaktit, stalakmit, dan aliran sungai bawah tanah.


Gambar 1. Menikmati cave Tubing di Kalisuci, Yogyakarta

Kini Kawasan Karst Kalisuci menawarkan petualangan cave tubing bagi wisatawan. Cave tubing yang merupakan singkatan dari caving dan rafting ini mengajak wisatawan untuk menyusuri gua dan mengarungi sungai sekaligus. Sungai bawah tanah ini tidak disusuri dengan perahu, melainkan dengan menggunakan ban. Memadukan dua aktivitas alam bebas merupakan satu paket petualangan yang menjadi keistimewaan Kalisuci. Meskipun jeram di kali ini tidak sebesar jeram di Sungai Elo dan Progo, namun tetap saja menawarkan kesenangan tersendiri. Di Kalisuci ini, anda tidak akan mengarungi sungai di bawah terik matahari, melainkan di dalam lorong-lorong gelap, dengan senter sebagai penerang utama. Bila anda memiliki phobia terhadap gelap dan ruang sempit, sebaiknya anda tidak mencoba cave tubing ini. Cukup bermain di sungai saja.


Gambar 2. Menikmati cave Tubing di Kalisuci, Yogyakarta


Gambar 3. Menikmati cave Tubing di Kalisuci, Yogyakarta

Dunia memiliki tiga pusat wisata cave tubing. Yang pertama dan kedua adalah Meksiko dan Selandia Baru, sementara yang ketiga adalah Kalisuci. Suatu kebanggaan tersendiri bagi dunia pariwisata Indonesia. Dalam aktivitas cave tubing ini, wisatawan akan diajak untuk menyusuri lima gua dalam satu waktu yaitu Gua Suci, Gua Gelung, Gua Glatikan, Gua Buri Omah, dan yang terakhir Gua Brubug. Selama menyusuri gua dan mengarungi sungai bawah tanah, wisatawan bisa menyaksikan indahnya ornamen-ornamen gua dan ekosistem di dalamnya. Sungai yang berkelok dan aneka biota air di dalamnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah lagi dengan kelelawar dan tanaman perdu di atap gua. Sungguh kehidupan alam gua yang mengesankan. Untuk menyusuri kegelapan sepanjang 500 meter, dibutuhkan waktu sekitar 2 jam. Waktu yang tidak terlalu lama untuk menyaksikan indahnya ciptaan Tuhan.

Selain dijadikan sebagai tempat aktivitas caving dan rafting, kawasan ini juga dijadikan sebagai wisata pendidikan. Bagi anda yang tertarik untuk mempelajari ilmu gua, tentang pembentukannya, dan morfologi kawasan batu kapur, bisa mengunjungi tempat ini dan mempelajarinya secara langsung.

Oleh : Rahel Simbolon
Gambar:
http://blog.catallya.com/menikmati-cave-tubing-di-kalisuci-yogyakarta/


Related Posts :