Senin, 24 Maret 2014

Berwisata ke Benteng Kuto Besak

Begitu beruntungnya Indonesia yang memiliki beragam destinasi wisata yang tersebar di 5 pulau besar, sehingga Indonesia tidak hanya dikenal dengan Bali ataupun Jawa saja. Bagi anda yang ingin merasakan sensasi berwisata yang cukup berbeda, cobalah datang ke Palembang, salah satu kota besar di selatan Pulau Sumatera. Kota yang dijuluki Kota Pempek ini memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi.

Salah satunya adalah Benteng Kuto Besak, sebuah benteng yang dibangun di abad ke-17 Masehi oleh Sultan Mahmud Bahauddin. Benteng ini terletak tidak jauh dari tempat berdirinya Jembatan Ampera. Bisa dikatakan, Jembatan Ampera berada di atas dan Benteng Kuto Besak berada di bawah. Dari Benteng Kuto Besak, pengunjung akan dimanjakan dengan panorama Jembatan Ampera yang berdiri kokoh di atas Sungai Musi dan indahnya matahari terbenam. Tidak hanya itu saja, anda juga bisa melihat anak-anak yang bermukim di sekitar sungai Musi yang asyik bermain bola dan berenang di Sungai Musi.

BKB tidak pernah sepi pengunjung. Walaupun sedang tidak ada perayaan, objek wisata satu ini selalu terlihat ramai. Jika hari sudah sore, pengunjung yang datang semakin banyak. Kebanyakan mereka ingin menikmati sunset, memancing, dan berfoto bersama. Banyaknya pengunjung yang datang tentu tidak di sia-siakan oleh para pedagang. Pengunjung tidak perlu takut kelaparan karena di sana-sini banyak ditemukan pedagang makanan, seperti mie tek-tek, pempek, kerupuk-kemplang, dan minuman dingin. Ada juga beberapa warung kecil yang menjual makanan berat, seperti nasi goreng, gado-gado, tekwan, dan model. Jika anda ingin menikmati makanan di restoran sekaligus jembatan ampera, anda bisa datang ke River Side, sebuah restoran mewah yang ada di atas kapal. Tentunya anda harus merogoh kocek yang lebih dalam untuk menikmati makanan di tempat ini.


(Sumber : http://budaya-indonesia.org/Benteng-Kuto-Besak/)

Untuk sampai ke tempat ini, anda tidak perlu pusing memikirkan caranya karena letak Benteng Kuto Besak dan Jembatan Ampera berada di tengah-tengah Kota Palembang. Hampir seluruh angkot, menjadikan Ampera sebagai tujuan terakhirnya. Dari mana pun anda datang, baik itu Pakjo, Perumnas Sako, Sekip, Lemabang, KM 5, sampai Plaju, anda cukup menaiki angkot dengan tujuan Ampera dan merogoh kocek Rp 3.500, maka sopir angkot akan menurunkan anda tepat di bawah Jembatan Ampera. Letak Benteng Kuto Besak berada sebelum Jembatan Ampera, jadi jika anda telah menemukan sebuah bangunan benteng bertuliskan Benteng Kuto Besak dengan huruf besar, anda bisa langsung turun tepat di depan bangunan tersebut.


(Sumber : http://panduanwisata.com/2013/04/18/river-side-restoran-mewah-di-samping-jembatan-ampera/)

Nah, bagi anda yang datang dari KM 12 sekitarnya dan Perumnas sekitarnya, anda tinggal menaiki Bus Jurusan Kertapati atau Plaju. Kedua bus ini pasti melewati Jembatan Ampera. Jika sudah sampai di sekitar Masjid Agung, sebaiknya anda turun. Selanjutnya, anda tinggal berjalan kaki menuju Benteng Kuto Besak, melewati Monpera. Akan sedikit menguntungkan jika anda datang dari Lokasi Bukit, karena anda bisa langsung turun di depan Monpera. Anda tinggal berjalan lurus mengikuti jalan tersebut dan akan sampai di lokasi Benteng Kuto Besak. Jika anda menaiki Bus Bukit, anda tidak perlu menyeberang menuju Masjid Agung dan Monpera.

Lalu bagaimana dengan pengunjung dari luar kota? Nah, bagi anda yang datang dari luar kota, anda bisa menyesuaikannya dengan tempat anda berhenti. Jika anda menggunakan kereta api, otomatis anda akan berhenti di Stasiun Kertapati. Anda tinggal menaiki Bus jurusan KM 12, Perumnas, ataupun Pusri, lalu mintalah kernet bus untuk menurunkan anda di Monpera, lalu berjalanlah sedikit menuju BKB. Jika anda datang dari Bandara SMB II, anda harus keluar dari lokasi tersebut hingga menemukan Bus jurusan Kertapati ataupun Plaju. Mintalah supir taksi ataupun tukang ojek untuk mengantarkan anda menemukan bus-bus tersebut. Seperti di atas, anda tinggal menaiki bus tersebut lalu berhenti di sekitar Masjid Agung.

Tidak ada satu pun warga Palembang yang tidak mengetahui keberadaan benteng satu ini. Jika anda merasa tersesat, anda cukup menanyakannya kepada warga sekitar. Tingkat kriminal kota ini terbilang tinggi, karena itu harap berhati-hatilah. Jangan pernah menunjukkan barang berharga bila sedang di dalam angkutan umum. Ada baiknya jika anda berkunjung saat sore ataupun malam hari, karena saat siang, cuaca sangat panas. Di sore hari, anda bisa menikmati sunset dan di malam hari, anda bisa menikmati indahnya Jembatan Ampera yang berhiaskan lampu-lampu cantik.

Oleh : Rahel Simbolon


Related Posts :